Total Pageviews

Monday, June 10, 2013

ILMU BUDAYA DASAR MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP II



  1. Untuk mengetahui suatu kebajikan, kita melihat tiga segi, jelaskanlah tentang:
a)      Manusia sebagai pribadi.
b)      Manusia sebagai anggota masyarakat.
c)      Manusia sebagai makhluk Tuhan.

a)      Manusia sebagai pribadi :
Arti pribadi menurut lughah adalah mandiri, sendiri. Dan arti pribadi menurut istilah ialah manusia mandiri dalam menentukan kehendaknya, menentukan sendiri setiap perbuatannya dalam pencapaian kehendaknya. Allah Yang Maha Kuasa telah memberikan akal budi, manusia tahu apa yang harus dilakukannya, mengapa harus melakukannya, karena manusia adalah mahluk hidup, yang mampu memberdayakan akal budinya, maka manusia mempunyai berbagai kemampuan, mampu berfikir, berkreasi, berinovasi ,memberdayakan kekuatannya sehingga manusia tidak pernah berhenti untuk berkembang dalam mengembangkan dirinya sebagai suatu upaya dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya dalam mengaktualisasikan sebagai individu.

b)     Manusia sebagai anggota masyarakat :
Kehadiran individu dalam suatu masyarakat biasanya ditandai oleh perilaku individu yang berusaha menempatkan dirinya di hadapan individu-individu lainnya yang telah mempunyai pola-pola perilaku yang sesuai dengan norma-norma dan kebudayaan di tempat ia merupakan bagiannya. Di sini individu akan berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang ada. Perilaku yang telah ada pada dirinya bisa “adjustable” (menyesuaikan diri, namun bisa juga mengalami “maladjustable” (gagal menyesuaikan diri). Dalam kehidupan bermasyrakat banyak sekali perbedaan yang ada, entah itu agama, paham politik, pendidikan, taraf hidup, dan sebagainya. Disini sikap dan perilaku manusia sebagai pribadi akan sangat berbeda dibandingan sikap manusia sebagai anggota masyarakat. Manusia akan cenderung berkelompok sesuai dengan kesamaan yang dimiliki. Contoh : orang yang hobi motor maka dia akan cenederung masuk ke dalam komunitas motor. Dengan begitu maka akan dapat membangun semangat dan motivasi serta menghormati aturan-aturan dalam hidup masyarakat.

c)      Manusia sebagai mahkluk Tuhan :
Dalam ajaran Islam, manusia sebagai mahkluk Tuhan adalah manusia di perkenalkan dengan menjelaskan fungsinya di dunia ini.Manusia itu adalah Khalifah Allah Subhanahu wa ta'aala di bumi.Makhluk yang bertugas mengurus bumi dengan seluruh isinya,dan berkewajiban memakmurkanya sebagai Amanah dari Allah subhaanahu wa ta'aala :
"Dan Dialah menjadikan kamu khalifah-khalifah (penguasa) di bumi dan Dia meninggikan sebagian kamu atas sebagian yang lain beberapa derajat,karena Ia hendak mengujimu tentang apa yang di berikanya kepadamu."(Al-An-am:165)

"Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menugaskan kamu memakmurkanya."(Hud: 61)

Sebagai penguasa di bumi,manusia berkewajiban membudayakan alam ini guna menyiapkan kehidupan yang bahagia.Tugas dan kewajiban itu adalah ujian Tuhan pada manusia,siapa di antaranya yang paling baik menunaikan amanah itu.Dalam pelaksanaan kewajiban dan amanah,semua adalah sama berdasarkan bidang dan keahlian masing-masing. Semua manusia di ciptakan dari satu asal yang sama.Tidak ada kelebihan yang satu dari yang lainya,kecuali yang paling baik dalam menunaikan fungsinya sebagai khalifah Tuhan di bumi,yang lebih banyak manfaatnya bagi kemanusiaan dan yang paling taqwa kepada Allah subhaanahu wa ta'aala.Perbedaan ras dan bangsa hanyalah sebagai pertanda dan identitas dalam pergaulan internasional.

  1. Sikap hidup biasanya tergantung pada pribadi dan lingkungannya, uraikan dan contohkan tentang sikap-sikap hidup yang muncul karena pengaruh lingkungan !
         Manusia hidup berdampingan dengan manusia lain. Secara tidak langsung hal ini akan mempengaruhi sikap hidup manusia karena lingkungan dimana manusia itu hidup akan memberikan pengaruh. Karakter dan pribadi manusia juga terbentuk dari lingkungan sekitar. Contohnya adalah apabila manusia hidup di lingkungan pesantren, sejak kecil didik dengan akhlak yang baik, maka sikap hidupnya juga akan tercermin sikap hidup yang baik. Apabila di lingkungan manusia itu hidup merupakan lingkungan yang tidak baik, akan berdampak tidak baik pula dengan sikap hidupnya.

  1. Di dalam diri manusia terdapat sikap hidup etis dan non etis, jelaskan!
Sikap hidup etis adalah sikap hidup yang sesuai dengan norma yang berlaku dimasyarakat, sikap hidup etis adalah sikap hidup yang tidak merugikan orang lain, dapat dicontoh, dan baik untuk diterapkan. Pengaruhnya baik untuk diri sendiri dan orang lain. Contohnya adalah tidak membuang sampah sembarangan, bergaul akrab dengan tetangga, menghormati sasama manusia, dan lain sebagainya. Sikap hidup non etis adalah sikap yang bertentangan dengan nilai dalam kehidupan manusia. Hal ini tidak perlu dicontoh, karena akan merugikan manusia lain. Contohnya adalah suka mencuri, berbuat keonaran, tidak disiplin berlalu lintas, dan sebaginya.

  1. Apakah pandangan hidup bagi bangsa Indonesia? uraikan dan jelaskan!
Pandangan hidup bangsa Indonesia adalah Pancasila. Pancasila dalam pengertian ini sering disebut sebagai pandangan hidup, pegangan hidup, pedoman hidup, petunjuk hidup, dan jalan hidup (way of life). Dalam hal ini, Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup atau perilaku dalam sehari-hari. Dengan kata lain, Pancasila digunakan sebagai petunjuk arah semua kegiatan atau aktivitas hidup dan kehidupan di dalam segala bidang. Semua tingkah laku dan perbuatan setiap manusia Indonesia harus dijiwai dan merupakan pancaran dari semua sila Pancasila.

No comments:

Post a Comment