Total Pageviews

Thursday, October 27, 2011

SOAL ESSAY DAN PILIHAN GANDA (MINGGU II)

SOAL-SOAL

  1. Apa yang dimaksud dengan teknik sistem ?
  2. Sebutkan 3 struktur pengendalian intern !
  3. Apa yang dimaksud dengan bagan HIPO?
  4. Di dalam DFD proses transformasi dilambangkan dengan

a. segitiga c. lingkaran e. bintang

b. oval d. kotak

5. Fungsi dari DFD adalah

a. menggambarkan keadaan sebenarnya dari suatu sistem

b. sebagai alat untuk mengevaluasi sistem yang sudah ada

c. perencanaan sistem baru

d. b dan c benar

e. b dan c salah

JAWABAN

  1. Teknik sistem adalah alat yang digunakan untuk menganalisis dan mendokumentasikan antara sistem yang saling berhubungan
  2. Pengawasan lingkungan, sistem akuntansi, dan pengawasan prosedur
  3. Bagan yang mewakili sistem dengan bertambahnya tingkatan rincian.(Tingkat rincian tergantung dari kebutuhan pemakai).
  4. Jawaban c
  5. Jawaban c

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Minggu ke II

· Teknik-teknik dan Dokumentasi sistem dalam Auditing

Teknik sistem adalah alat yang digunakan untuk menganalisis dan mendokumentasikan antara sistem yang saling berhubungan

ü Evaluasi Struktur Pengendalian Intern : Adalah kebijakan dan prosedur yang dibuat untuk menjaminan bahwa tujuan perusahaan akan tercapai. Struktur Pengendalian Intern ada 3:

1. Pengawasan Lingkungan

2. Sistem Akuntansi

3. Pengawasan Prosedur.

Teknik sistem yang digunakan Flowchart analisis, flowchart dokumen, bagan distribusi formulir, kuisioner dan metode matriks.

ü Pengujian Ketaatan : Auditor harus paham teknologi yang digunakan sistem informasi untuk melakukan uji ketaatan. Teknik-teknik sistem yang umum digunakan untuk mendokumentasikan sistem harus diketahui. Yaitu IPO-HIPO, flowchart program, DFD, pencabangan dan tabel keputusan.

ü Kertas Kerja : teknik sistem digunakan untuk mendokumentasikan dan menganalisis isi kertas kerja

· Teknik – Teknik Sistem

1. Bagan Arus (FlowChart) berfungsi untuk Merupakan alat yang digunakan untuk dokumentasi sistem yang sudah ada. Fungsinya untuk Mendesain sistem baru Memberi petunjuk bagi programer yang akan membuat dan memperbaharui program komputer.

Macamnya ada 2 yaitu :

- Dokumen flowchart

- Sistem / proses flowchart

2. Data Flow Diagram (DFD)

Suatu bagan yang memberikan gambaran mengenai arus data dalam suatu sistem atau organisasi. Digunakan terutama sebagai alat untuk mengevaluasi sistem yang sudah ada dan perencanaan pembuatan sistem baru. (lebih bersifat penggambaran secara logis dari suatu sistem).

a) Elemen dalam suatu DFD :Proses transformasi, berupa lingkaran.

b) Arus data, berupa anak panah yang masuk atau keluar dari suatu proses transformasi.

c) Penyimpanan data, digambarkan berupa kotak persegi panjang tanpa tutup di sebelah kanannya.

Data sumber dan data tujuan, digambarkan berupa kotak empat persegi panjang

3. Bagan IPO dan HIPO

Bagan IPO à Bagan yang menggambarkan suatu sistem dalam skala umum (tidak rinci) sehingga dapat digunakan untuk melihat / menganalisa suatu sistem secara utuh.

Bagan HIPO à Bagan yang mewakili sistem dengan bertambahnya tingkatan rincian.(Tingkat rincian tergantung dari kebutuhan pemakai).

Sunday, October 23, 2011

SOAL ESSAY DAN PILIHAN GANDA



SOAL-SOAL ESSAY
1. Bagaimana proses kerja sistem informasi akuntansi ?
2. Apa pengertian dari sistem ?
3. Sebutkan macam-macam siklus pemrosesan transaksi !
4. Sistem tata buku apa yang berasal dari amerika ?
5. Sebutkan macam-macam akuntansi financial

JAWABAN
1. Mencatat dan melaporkan informasi keuangan yang terdiri atas dokumen bukti transaksi, alat-alat pencatatan, laporan dan prosedur yang digunakan perusahaan untuk mencatat transaksi-transaksi serta melaporkan hasilnya .
2. Sistem adalah kumpulan sumber daya yang berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu
3. - Siklus pendapatan
- Siklus pengeluaran
- Siklus keuangan
- Siklus produksi
4. Sistem Anglo- Saxon2.
5. - Auntansi Biaya (cost Accounting)
- Akuntansi anggaran
- Akuntansi pajak (tax accounting)
- Pemeriksaan akuntansi (auditing)

SOAL-SOAL PILIHAN GANDA

1. Manakah yang bukan merupakan siklus pemrosesan transaksi?
a. siklus pembelian c. siklus produksi
b. siklus keuangan d. siklus pendapatan
JAWAB: A
2. Dibawah ini orang italy yang memperkenal kan sistem pembukuan berpasangan adalah
a. Robert van persie c. Luca Paciolo
b. Luca Tony d. Luca Modric
JAWAB : C
3. Dibawah ini yang bukanIstilah Sistem informasi akuntansi dalam teknolog
informasi
a. business continuity management c. business process improvement
b. Social Networking d. e-business
JAWAB : B
4. Manakah dibawah ini kejadian yang termasuk dalam siklus pemrosesan transaksi pendapatan?
a. Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian barang dan jasa
b. Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang dan jasa
c. Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan peroleh & manajemen dana, modal,
juga kas.
d.Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumberdaya
JAWAB : A
5. Dimakah ditemukan catatan akuntansi tertua ?
a. Eropa c. Asia
b. Babylonia d. Cina
JAWAB: B

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Minggu ke I

I. Tinjauan sekilas sistem informasi akuntansi
• Sistem adalah kumpulan sumber daya yang berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu
• Informasi adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
• Akuntasi, suatu sistem informasi, mengidentifikasi, mengumpulkan, dan mengkomunikasikan informasi ekonomik mengenai suatu badan usaha kepada beragam orang
• Jadi, Sistem Informasi Akuntansi adalah kumpulan sumberdaya, seperti manusia dan peralatan yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi di bidang akuntansi

II. Sistem informasi dan organisasi bisnis

• Sistem akuntansi informasi pada dasarnya adalah sekelompok unsur, yang, saling terkait satu dengan yang lainnya, sehingga dapat memproses data transaksi yang di butuhkan yang berfungsi bersama untuk mencapai suatu tujuan
• Organisasi bisnis atau perusahaan menggunakan sistem informasi akuntansi untuk mencatat dan melaporkan informasi keuangan yang terdiri atas dokumen bukti transaksi, alat-alat pencatatan, laporan dan prosedur yang digunakan perusahaan untuk mencatat transaksi-transaksi serta melaporkan hasilnya .

III. Siklus-siklus pmrosesan tansaksi

• Siklus pendapatan adalah Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian barang dan jasa ke entitas-entitas lain dan pengumpulan pembayaran-pembayaran yang berkaitan.
• Siklus pengeluaran. Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang dan jasa dari entitas-entitas lain dan pelunasan kewajiban-kewajiban yang berkaitan
• Siklus produksi . Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumberdaya menjadi barang dan jasa.
• Siklus keuangan . Kejadian-kejadian yang berkaitan dengan peroleh & manajemen dana, modal, juga kas.

IV. Akuntansi dan teknologi informasi
• Peran teknologi informasi dalam akuntansi utamanya untuk efisiensi, penghematan waktu dan biaya serta perlindungan atas aset perusahaan
• Contohnya, akuntansi yang menangani transaksi pembelian, penjualan, pengiriman barang, pembayaran transaksi, penerimaan hasil penjualan, penyusunan laporan.
• Kemajuan pesat TI sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan aplikasi ilmu akuntansi.
• Muncul istilah enterprise systems, e-business, business intelligence, IT governance, business continuity management, privacy management, business process improvement, mobile and remote computing, XBRL merupakan bukti teknologi informasi sangat berperan di dunia akuntansi

V. Akuntansi dan perkembangannya

• Catatan tertua akuntansi dari Babilonia pada 3600 SM, Mesir & Yonani kuno. Belum sistematis dan sering tidak lengkap. Tahun 1494 Luca Paciolo membuat buku berjudul Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita tentang pembukuan berpasangan. Buku ini tersebar di Eropa Barat dan berkembang.
• Lalu muncul misalnya sistem Belanda, sistem Inggris, dan sistem Amerika Serikat. Sistem Belanda atau tata buku disebut juga sistem Kontinental. Sistem Inggris dan Amerika Serikat
• Sistem akuntansi berkembang seiring pekembangan perusahaan, pertumbuhan ekonomi, tingkat pengetahuan karyawan dan penggunaan teknologi. Dengan munculnya komputer, semakin banyak data yang dapat diolah menjadi informasi baik yang bersifat finansial maupun non finansial.
• Contoh-contoh ilmu akuntansi di dalam perkembangannya di jaman modern adalah :
o A. AKUNTANSI FINANCIAL

- Auntansi Biaya (cost Accounting)
- Akuntansi anggaran
- Akuntansi pajak (tax accounting)
- Pemeriksaan akuntansi (auditing)
o B. AKUNTANSI MANAJEMEN
- Akuntansi strategis (planning)
- Akuntansi pemerintahan dan lembaga
- System Akuntansi
- System distribusi
- System Inventory
- System Penjualan
- System Komputer akuntansi

Tuesday, May 31, 2011

Cita-cita sederhana pendiri bangsa

Orang bijak bilang bahwa kita harus punya cita-cita. Bahkan cita-cita harus diletakkan setinggi bintang. Dengan cita-cita itu kita akan berusaha sedikit demi sedikit mencapainya. Bagaimana dengan cita-cita bangsa Indonesia?
Para tokoh pendahulu merancang pembukaan UUD 45 yang pada paragraf keduanya berbunyi sebagai berikut: “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”.
Jadi cita-cita bangsa Indonesia yang dirumuskan oleh para pendahulu bangsa itu sebenarnya sederhana saja. Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Indonesia yang Merdeka sudah diproklamirkan sejak tahun 1945, walaupun pemerintah Belanda sampai hari ini resminya hanya mengakui kemerdekaan Indonesia diberikan pada tahun 1949. Tidak jadi masalah besar. Yang penting Indonesia saat ini sudah merdeka.
Apakah Indonesia sudah bersatu? Sejak awal berdirinya, Republik Indonesia pernah berkali-kali didera terjangan perpecahan dan penyempalan. Mulai dari pendirian Republik Indonesia Serikat, gerakan-gerakan separatis di Maluku, Sulawesi, Sumatera, dan tempat-tempat lainnya, sampai isu terkini di provinsi Papua. Disana-sini juga terjadi gerakan-gerakan yang bertendensi menuju perpecahan, baik dari aspek suku maupun agama. Beruntung sampai saat ini Indonesia masih relatif kuat berdiri sebagai sebuah negara kesatuan yang bersatu di bawah satu pemerintahan.
Bagaimana dengan Republik Indonesia yang berdaulat? Secara teknis politik Indonesia adalah negara independen yang berdaulat penuh pada segala aspeknya. Namun demikian pada tataran praktis, hal ini adalah hal yang debatable. Misalnya pada beberapa kasus terorisme Internasional, beberapa orang yang disangka menjadi anggota jaringan terorisme internasional dicokok hidungnya secara terang-terangan dari bumi Indonesia dan dibawa oleh agen-agen rahasia negara asing ke luar negeri.
Secara ekonomi saat ini Indonesia sangat tergantung pada lembaga-lembaga keuangan internasional penyokong Indonesia seperti IMF, World Bank, Asian Development Bank, dan lain sebagainya. Demikian juga Indonesia terikat erat dengan Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura dalam hal perekonomian. Negara-negara asing sering seenaknya ‘mengatur’ Indonesia karena posisi daya tawar kita dalam negotiating table yang masih lemah. Perjanjian eksploitasi sumber daya alam di Indonesia misalnya masih penuh dengan tekanan kuat dari pihak asing sehingga terkesan pemerintah Indonesia ‘manut’ saja seperti kerbau dicocok hidungnya untuk mengikuti kemauan mereka.
Dua hal terakhir yang diimpikan oleh para pendahulu bangsa Indonesia adalah hal yang lebih sulit dicapai. Indonesia yang Adil dan Indonesia yang Makmur.
Adil berarti memberikan porsi selayaknya pada mereka yang berhak dan menghukum selayaknya pada mereka yang melanggar aturan. Masih banyak kasus di Indonesia yang belum mencerminkan belum terwujudnya keadilan dan rasa keadilan masyarakat banyak
Keadilan juga berarti mewujudkan hasil pembangunan secara merata sesuai dengan kebutuhan relatif masing-masing daerah atau masing-masing individu.
Walau kata ‘makmur’ lebih berkonotasi pada kecukupan kebendaan material alias kemampuan ekonomi, apa yang dimaksud oleh para pendahulu kita dahulu sangat mungkin adalah tingkat kehidupan yang sejahtera baik secara ekonomi maupun sosial.
Setelah lebih dari 60 tahun Indonesia lepas dari penjajahan, World Bank dalam World Development Report 2007 masih mengkategorikan Indonesia sebagai negara dengan status Lower-Middle Income. Dengan Percapita Gross National Income (PPP) pertahun sebesar $3,720, Indonesia masih menduduki kelompok bawah pada rangking kondisi ekonomi negara-negara di dunia, tidak terlalu jauh berbeda dengan pencapaian Vietnam, Nicaragua, Syria, dan masih dibawah Phillipina ($5,300) apalagi Malaysia ($10,320). Diperkirakan sekitar 7,5% dari penduduk Indonesia masih dikategorikan sebagai penduduk miskin dengan penghasilan dibawah International Poverty Line sebesar $1 sehari, dan masih kurang dari setengah jumlah penduduk Indonesia yang berpenghasilan di atas $2 per hari.
Masih dari laporan yang sama, dapat dilihat hutang luar negeri Indonesia yang menumpuk pada angka 140,649 juta dollar Amerika, yang jika dibagi rata pada 221 juta rakyat Indonesia, setiap orang harus menanggung beban hutang sebesar $636 atau sedikit di bawah 6 juta rupiah per orangnya. Dari sisi kesejahteraan sosial, pencapaian Indonesia masih jauh juga dari harapan.
Dari laporan terakhir yang dikeluarkan World Health Organization (2006), pemerintah hanya sanggup membiayai 35.9% dari keseluruhan uang yang beredar di sektor kesehatan, dan sekitar 74.3% penduduk Indonesia masih harus langsung merogoh koceknya sendiri jika sakit. Percapita health expenditure masih sekitar $30, atau kurang dari Rp 300.000 per tahunnya. Itu artinya hanya kurang dari Rp 25.000 per orang per bulan, atau kurang dari Rp. 1.000 per orang per hari dikeluarkan untuk perawatan kesehatan baik oleh pemerintah maupun individu-individu. Jumlah ini masih sangat rendah, masih lebih rendah dari rata-rata pengeluaran yang dikeluarkan seorang perokok setiap harinya.
Lebih lanjut, rasio dokter dibanding penduduk adalah 1.3 dokter per 10,000 penduduk. Sebuah rasio yang kelihatannya cukup baik, namun jika dilihat persebaran tenaga dokter yang lebih banyak berkumpul di pusat-pusat ekonomi, rasio ini akan jauh lebih buruk pada daerah-daerah di luar pulau Jawa. Dua puluh delapan persen anak dibawah usia 5 tahun berat dikategorikan menderita malnutrisi, dan hanya 72% kehamilan ditangani oleh skilled health staff. Itu artinya lebih dari seperempat total bayi masih dilahirkan tanpa pertolongan tenaga medis yang terdidik.
Melihat dari kenyataan tersebut, rasanya cita-cita para pendahulu kita terutama dalam mewujudkan Indonesia yang Adil dan Makmur masih jauh dari kenyataan.
Adalah tugas berat dari para pemimpin untuk mencoba menggerakkan seluruh kemampuan bangsa kita untuk sedikit demi sedikit menggapai cita-cita. Memang sungguh berat mencapai tujuan, namun tanpa cita-cita kita tidak tahu ke arah mana kaki kita harus dilangkahkan, dan bagaimana tenaga disalurkan. Wahai para pendahulu bangsa, mohon maaf kami belum sanggup memenuhi

ARAH POLITIK INDONESIA

Di Iran, politik dan agama menyatu, keduanya bangkit karena sistim monarki yang dijalankan oleh Shah Mohammad Reza Pahlevi selalu pro barat dan sangat bergantung pada barat sehingga berbenturan dengan kekuatan-kekuatan pembangkangan dalam negeri terutama kelompok agama
Revolusi Iran memiliki keunikan-keunikan tersendiri dan mengejutkan masyarakat dunia, tidak seperti berbagai revolusi di dunia, revolusi Iran menghasilkan perubahan yang sangat besar dengan kecepatan tinggi. Kebiasaan dan kebijakan Amerika Serikat untuk menjatuhkan pemimpin negara-negara lain yang tidak disukainya, kini giliran pemimpin Iran, presiden yang terpilih kembali Mahmud Ahmadinejad jadi sasaran tembak. Namun Ayatullah Khameini, pemimpin agama dan politik tertinggi Iran menghadang hegemoni barat
Ahmdinejad adalah satu-satunya pemimpin di timur tengah yang dengan lantang memperjuangkan kedaulatan bangsanya dan menolak hegemoni barat terutama amerika, Ahmadinejad juga tak gentar dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang dimotori Amerika serikat menyangkut pengembangan teknologi nuklir Iran. Ia menegaskan, pengembangan teknologi nuklir merupakan hak negaranya yang tidak bisa disangkal oleh siapapun termasuk Dewan Keamanan PBB.
Kalau teknologi nuklir itu berbahaya mengapa mereka memilikinya, sementara kalau teknologi nuklir bermanfaat bagi manusia mengapa kami tidak boleh memilikinya” tegasnya.
Sebagai warga Negara Indonesia mungkin kita tidak percaya kalau seorang calon presiden yang hanya bermodalkan kesederahaan dan kesahajaan bisa memenangkan pemilihan presiden dan hal itu terjadi di Negara Republik Islam Iran pada tahun 2005. Beliau mengalahkan tokoh –tokoh politik dan ulama terkenal yang memilki dana yang sangat besar
Pada saat menjabat sebagai Walikota Teheran, ia setia mengendarai sendiri mobilnya yang tidak mewah. beliau sendiri tidak segan-segan memberishkan saluran air didepan rumahnya sendiri bahkan beliau menyumbangkan karpet merah istana disebuah Mesjid. Namun bagaimana dengan sistim perpolitikan di Indonesia bersama pemimpin-pemimpinnya, sistim politik kita yang cenderung sekuler masih berorientasi pada materialistic semata, bagaiamana caranya supaya bisa mendapatkan jatah kursi di cabinet, sementara untuk menjadi capres saja harus mengeluarkan uang yang miliyaran rupiah, apakah dia seorang yang memahami agama atau tidak yang penting duitnya banyak.
Hal ini sangat kontras dengan persyaratan untuk menjadi capres di Negara Iran yang haruslah seorang yang fakih (orang yang benar-benar mengerti agama) maka jangan heran di Negara tersebut tidak ada korupsi, tidak ada penyelewengan jabatan berani membela yang benar bahkan dengan Amerika sekalipun, karena hanya pemimpin yang mengerti agama yang hanya takut pada Allah, dia tidak takut kehilangan jabatanya hanya karena membela yang benar, tipe pemimpin seperti ini selalu mencurahkan segala potensinya untuk kesejahteraan bangsanya
sebagai Negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, sebenarnya masyarakat Indonesia dan Iran mempunyai tautan bathin dan emosional yang kuat. Ini ditunjukkn misalnya, begitu antusiasnya rakyat Indonesia menyambut presiden Iran Mahmoed Ahmadinejad saat berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu, suatu pemandangan yang kontras terjadi saat mantan presiden AS George Bush menginjakkan kakinya di Indonesia yang disambut dengan demonstrasi yang mengecamnnya,hal ini mencerminkan harapan masyarakat Indonesia agar pemimpin Indonesia bisa meniru jejak langkah Ahmadinejad yang pada awal kekuasaannya beliau mengeluarkan statemen yang menghentakkan dunia dimana ia menyerukan agar Israil dihapuskan dari peta dunia. Kecamannya terhadap Israil dan dunia barat tidak berhenti sampai disitu. Menurutnya , peristiwa pembantaian kaum yahudi oleh nazi pada masa perang dunia II atau Holocoust tidak lebih dari mitos belaka yang diciptakan oleh barat. Tujuannya sebagai pembenaran berdirinya Negara yahudi di jantung dunia islam
Keberanian untuk melawan intervensi asing inilah yang tidak ada dalam mentalitas pemimpin Indonesia, pemimpin kita selalu tunduk kepada hegemoni barat, menghadapi Negara Malaysia atas klaim budaya kita saja kita tidak berdaya. Seharusnya hal ini menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dan mandiri
Apa mungkin ya? Negara kita menjadi Negara maju seperti halnya Negara Iran.
Apa mungkin ya? di Negara kita akan lahir orang seperti Ahmadinejad dan seandainya ada capres yang seperti ahmadinejad pasti menang,sebab orang miskin lebih banyak dari pada orang kaya.
Tulisan ini di kutip dari majalah EXPAND

Wawasan Nasional Suatu Bangsa

Suatu bangsa yang telah mendirikan suatu negara, dalam menyelenggarakan kehidupannya tidak terlepas dari pengaruh lingkungannya. Pengaruh itu timbul dari hubungan timbal balik antara filosofis bangsa, ideologi, aspirasi serta cita-cita dan kondisi sosial masyarakat, budaya, tradisi, keadaan alam, wilayah serta pengalaman sejarahnya.


Pemerintah dan rakyat memerlukan suatu konsep berupa wawasan nusantara untuk menyelenggarakan kehidupannya. Wawasan ini dimaksudkan untuk menjamin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri bangsa. Kata ”wawasan” itu sendiri berasal dari wawas (bahasa Jawa) yang artinya melihat atau memandang. Dengan penambahan akhiran –an, kata ini secara harfiah berarti ’cara pengelihatan atau tinjau atau cara pandang’.

Kehidupan suatu bangsa dan negara senantiasa dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan strategis. Karena itu, wawasan itu harus mampu memberi inspirasi pada suatu bangsa dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yang ditimbulkan oleh lingkungan strategis dan dalam mengejar kejayaannya.

Dalam mewujudkan aspirasi dan perjuangan, suatu bangsa perlu memperhatikan tiga faktor utama:
1. Bumi atau ruang dimana bangsa itu hidup.
2. Jiwa, tekad, dan semangat manusianya atau rakyatnya.
3. Lingkungan sekitarnya.

Dengan demikian, wawasan nusantara adalah cara pandang suatu bangsa yang telah me-negara tentang diri dan lingkungannya dalam ekisitensinya yang serba terhubung (melalui interaksi dan interelasi) dan dalam pembangunannya di lingkungan nasional (termasuk lokal dan propinsional), regional, serta gelobal.


Konsep Dasar Wawasan Nasional Indonesia

Wawasan Nasional Indonesia merupakan wawasan yang dikembangkan berdasarkan teori wawasan nasional secara universal. Wawasan tersebut dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan bangsa Indonesia dan geopolitik Indonesia.



1. Paham Kekuasaan Bangsa Indonesia

Bangsa Indonesia yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut paham tentang perang dan damai:”Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan.” Wawasan nasional bangsa Indonesia tidak mengembangkan ajaran tentang kekuasaan dan adu kekuatan, karena hal tersebut mengandung benih-benih persengketaan dan ekspansionisme.

Ajaran wawasan nasional bangsa Indonesia menyatakan bahwa: ideologi digunakan sebagai landasan idiil dalam menentukan politik nasional, dihadapkan pada kondisi dan konstelasi geografi Indonesia dengan segala aspek kehidupan nasionalnya. Tujuannya adalah agar bangsa Indonesia dapat menjamin kepentingan bangsa dan negaranya di tengah-tengah perkembangan dunia.


2. Geopolitik Indonesia

Pemahaman tentang kekuatan dan kekuasaan yang dikembangkan di Indonesia didasarkan pada pemahaman tentang paham perang dan damai serta disesuaikan dengan kondisi dan konstelasi geografi Indonesia. Sedangkan pemahaman tentang Negara Indonesia menganut paham Negara kepulauan, yaitu paham yang dikembangkan dari asas archipelago yang memang berbeda dengan pemahaman archipelago di negara-negara Barat pada umumnya.

Perbedaan yang esensial dari pemahaman ini adalah bahwa menurut paham Barat, laut berperan sebagai “pemisah” pulau, sedangkan menurut paham Indonesia laut adalah “penghubung” sehingga wilayah Negara menjadi satu kesatuan yang utuh sebagai “Tanah Air” dan disebut Negara Kepulauan.


3. Dasar Pemikiran Wawasan Nasional Indonesia

Dalam menentukan, membina, dan mengembangkan wawasan nasionalnya, bangsa Indonesia menggali dan mengembangkan dari kondisi nyata yang terdapat di lingkungan Indonesia sendiri. Wawasan Nasional Indonesia dibentuk dan dijiwai oleh pemahaman kekuasaan bangsa Indonesia yang berlandaskan pemikiran kewilayahan dan kehidupan bangsa Indonesia. Karena itu, pembahasan latar belakang filosofis sebagai dasar pemikiran pembinaan dan pengembangan wawasan nasional Indonesia ditinjau dari:
• Latar belakang pemikiran berdasakan falsafah Pancasila.
• Latar belakang pemikiran aspek kewilayahan Nusantara.
• Latar belakang pemikiran aspek sosial budaya bangsa Indonesia.
• Latar belakang pemikiran aspek kesejarahan bangsa Indonesia.


Sumber: 1. www. syadiashare.com/wawasan-nusantara.html
2. www.m2pc.web.id/.../wawasan-nusantara-dalam-kehidupan.html