Total Pageviews

Wednesday, April 17, 2013

PENGALAMAN PERTAMA BERKUNJUNG KE JEPANG



By: Agus Yuliyanto


Tak pernah terpikirkan sebelumnya di dalam kepala saya untuk menginjakkan kaki di negeri tirai bambu. Sesuatu yang membuat senang yang saya rasakan adalah ketika mendengar bahwa saya akan ditugaskan training ke Jepang oleh tempat saya bekerja. Sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Mungkin kalau saya pergi sendiri rasanya tidaklah mungkin. Untuk itu pertama-tama saya mengucapkan puji syukur alhamdulillah kepada Alloh SWT dan terima kasih kepada PT Indonesia Chemi-con yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada saya.
NCC atau Chemi-con group adalah sebuah perusahaan besar di dunia yang begerak di bidang produksi komponen elektronik alumunium kapasitor. Salah satu perusahaannya berada di Indonesia. Pada bulan Juni 2005 saya mulai bekerja di sana. Sudah hampir 3 tahun saya mengabdikan tenaga dan pikiran saya untuk PT indonesia Chemi-con dan kemudian tahun 2008 saya mendapat kesempatan untuk training di Jepang . PT Indonesia Chemi-con banyak sekali memunculkan ide-ide dalam usahanya untuk lebih maju dan menghadapi persaingan global. Disamping itu juga untuk meningkatkan mutu dan kualitas produknya. Serta meningkatkan skill dan SDM para karyawannya. Salah satunya adalah pengiriman beberapa karyawan dari PT Indonesia Chemi-con ke kantor pusat Miyagi Chemi-con di daerah prefektur Miyagi di Jepang. Hal tersebut sangat saya dukung. Dimana skill dan kemampuan saya yang masih sangat kurang, kesempatan tersebut membuka peluang kepada karyawan yang dikirim untuk mengembangkan kemampuan serta pengetahuannya. Dan sebagai penghargaan kepada karyawan yang ditunjuk atas pengabdian dan kinerja yang dinilai baik oleh pihak manajemen. Karena tidak dapat dipungkiri jika untuk mengetahui segala sesuatu lebih baik kita belajar langsung kepada sumbernya. Maka dari itu saya sangat beruntung telah diberi kesempatan ke jepang untuk lebih mendalami kemampuan saya.


Tanggal 21 Januari 2008 malam jam 12.00 saya terbang dari bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sesuai dengan jadwal, saya tiba di bandara Internasional Narita Jepang kira-kira jam 07.00 pagi. Saya dan 4orang teman saya dijemput oleh Mr. Takemura. Mr. Takemura adalah pipinan di Chemi-con Indonesia yang kebetulan sedang pulang kampung atau berlibur. Karena beliau sudah mengenal kami, maka kami juga tidak canggung dengan beliau. Setibanya di Jepang saya begitu terkagum. Betapa hebatnya negara Jepang. Yang selama ini saya lihat di TV, berita, dan orang-orang yang pernah berkunjung ke Jepang ternyata bukan omong kosong saja. Orang jepang adalah tipe manusia pekerja keras, tekun, disiplin dan teliti. Tak ayal mereka bisa menata negeri mereka hingga seperti ini. Jalan-jalan, taman, gedung, rumah-rumah dibangun dengan begitu penuh perhitungan. Bantaran sungai dan sungai-sungainya pun masih terlihat bersih karena tidak ada satu bangunan liar pun yang berdiri di atas sungai. Yang sangat membuat saya terkejut adalah saat saya tahu bahwa rumah dan gedung disini dibangun dari kayu. Padahal dari luar terlihat seperti bangunan dinding tembok yang kokoh. Karena dengan konstruksi seperti itu bangunan akan tahan terhadap gempa yang kerap terjadi di Jepang. Sehingga rumah-rumah dan gedung tidak mudah rusak ketika terjadi bencana gempa bumi.
Dari Narita kami menuju stasiun Tokyo dengan kereta cepat listrik. Di sepanjang perjalanan antara Narita-Tokyo tak henti-hentinya saya terkagum akan keadaan Jepang. Lalu lintas begitu tertib. Di setiap perlintasan kereta mobil berjajar teratur ketika kereta sedang melintas. Sepeda motorpun tidak ada yang menerobos palang kereta. Memang pada saat itu tidak terlihat sepeda motor karena masih musim dingin. Tidak ada macet disini, walaupun banyak sekali yang menggunakan mobil. Rata-rata penduduk Jepang setiap keluarga memiliki  mobil. Dan bukan hal yang mewah apabila dalam satu keluarga memiliki 2 atau 3 mobil. 


Sesampainya di stasiun Tokyo kami sambung naik kereta shinkanzen untuk menuju kota furukawa di prefektur Miyagi. Perjalanan dari Tokyo ke Miyagi kira-kira memakan waktu kurang lebih 2 jam ketika saya melihat dari papan informasi elektronik di stasiun. Shinkanzen adalah salah satu kereta listrik tercepat di dunia yang kecepatannya bisa mencapai 300 kilometer/jam. Yang lebih hebat lagi sistem keamanannya yang begitu canggih. Ada teknologi auto drive ketika kereta sedang melaju sehingga kereta akan mengurangi kecepatan secara otomatis ketika sedang melalui belokan atau hampir sampai di stasiun terdekat. Dari berita di radio NHK Tokyo, dalam 40 tahun terakhir sejak dioperasikan pertama kali belum ada satu kecelakaan pun yang terjadi.
“Mamonaku, Furukawa ni Tachimasu “, begitu kata-kata di dalam kereta yang dalam bahasa Indonesia adalah “Sebentar lagi akan tiba di Furukawa”. Begitulah pengumuman dalam bahasa Jepang diperdengarkan di dalam shinkanzen. Saya tahu artinya karena setelah itu diucapkan juga dalam bahasa Inggris. Setiap sampai di stasiun yang dilewati selalu ada pengumuman tersebut disamping juga ada papan elektronik di dalam kereta pada setiap gerbongnya dan itu bukan manusia yang melakukan melainkan robot. Orang yang baru pertama kali naik, saya rasa tidak akan tersesat ataupun sangat kebingungan. Karena pengumuman atau informasi yang diberikan sangat jelas.
Saya sudah tiba di stasiun Furukawa. Saya lihat lagi di papan eletronik jadwal keberangkatan dan kedatangan shinkanzen. Ternyata memang benar, perjalanannya ditempuh dalam  waktu 2 jam. Dari sini saya sudah merasa bahwa bangsa jepang sangat menghargai waktu dan disiplin. Lalu saya turun dari kereta berjalan melalui peron menuju tempat dimana Mr. Nagaura menjemput saya. Kemudian saya langsung diajak ke kantor Chemi-con Miyagi yaitu di daerah Tajiri.
Chemi-con Miyagi begitu besar dan luas. Area parkir kendaraan lebih luas dari pabriknya sendiri. Kami disambut baik oleh orang-orang disana. Kami juga dipertemukan dengan Karyawan PT Indonesia Chemi-con yang sudah lebih dahulu berada disana. Setelah beristirahat sambil menunggu jam pulang kantor dan berbincang beberapa saat kami langsung diantarkan menuju ke apartemen di mana nanti kami akan tinggal. Ternyata letaknya kurang lebih 1 kilometer dari stasiun Furukawa. Setelah sampai di apartemen kami dipersilahkan istirahat supaya besok bisa langsung bekerja.
Dari apartemen pukul 07.00 waktu setempat kami berangkat. Setiap harinya kami berjalan kaki menuju stasiun. Pulang dan pergi kami naik kereta untuk sampai di tempat kerja. Di hari pertama mulai bekerja saya merasa bingung. Karena bekerja di lingkungan yang baru dan semua serba asing memang butuh penyesuaian. Apalagi kami juga masih tidak begitu paham bahasa jepang. Setiap orang yang kami temui di tempat kerja mereka memberi salam kepada kami walapun kami tidak mengenalnya. Begitu juga kepada sesame orang jepang. Baik atasan kepada bawahan begitu juga bawahan kepada atasan.Di jeoang begitu ditekankan sapa dan salam. Bahkan sudah menjadi kebiasaan di setiap tempat. Saya merasa orang-orang disini lebih santun daripada orang-orang kita. Dan ini berbeda sekali dengan keadaan di PT Indonesia Chemi-con yang sapa dan salam hanya berlaku dari bawahan kepada atasan saja. Dari atasan kepada bawahan atau sesama rekan kerja sangat jarang, walapun masih ada satu atau dua orang yang mengucapkan. Padahal apabila kita terbiasa mengucapkan sapa dan salam hubungan kerja terasa lebih harmonis. Jarak antara atasan dan bawahan hampir tidak terasa. Yang terasa bukan hubungan atasan dan bawahan melainkan hubungan rekan kerja. Hubungan yang di landasi dengan prinsip saling menghormati. Sehingga menambah keakraban di antara keduanya.
Hari pertama bekerja saya masih belum tahu apa yang harus saya lakukan. Karena memang dari PT Indonesia Chemi-con tidak ada schedule yang jelas. Rencananya kami di sini untuk belajar tetapi tidak ada point-point yang harus kami jadikan sebagai acuan tentu saja kami merasa bingung. Dari pihak Miyagi Chemi-con juga tidak tahu harus bagaimana. Akhirnya saya mengikuti schedule kerja sehari-hari yang ada dan sedikit berusaha membuat schedule sendiri. Untuk ke depan lebih baiknya kalau dari pihak PT Indonesia Chemi-con meninjau dan menyusun schedule yang jelas untuk para karyawannya yang akan dikirim. Sehingga pihak Miyagi Chemi-con tahu apa yang harus mereka berikan kepada kami. Paara karyawan yang dikirim harus  memiliki data skill map. Dan bisa membuat mana point akan dipelajari semenjak dari awal sebelum berangkat. Karena waktu satu tahun sangat kurang untuk mempelajari semuanya. Sehingga ketika di Jepang, akan lebih mudah menjalankan karena sebelumnya sudah tersusun schedule pembelajaran.
Sistem kerja disini sangat berbeda dengan sistem di Indonesia. Terutama yang menyangkut dengan apa yang saya pelajari, yaitu tentang mesin produksi. Kemampuan para teknisinya rata-rata sama. Hampir sedikit sekali perbedaan cara bekerja mereka, mereka  mengacu pada WMS (Work Main sheet). WMS disini benar-benar disusun dengan rapi dan teratur dengan tujuan memudahkan karywan baru untuk bekerja. Khusus untuk teknisi, semua bagian di mesin terdapat WMS yang menjelaskan cara-caranya mulai dari pertama hingga sampai yang terakhir. Contohnya cara adjust camera image sensor. Dari mulai setting posisi sampai membuat area sensor. Semuanya tertulis dengan ringkas dan jelas. Namun untuk kebersihan mesin mungkin Miyagi Chemi-con harus lebih ditingkatkan lagi. Hal ini mungkin terjadi karena begitu seringnya mesin digunakan untuk produksi dan hamper tidak pernah berhenti. Untuk grease up mesin juga, harus lebih ditingkatkan lagi frekuensinya. Agar kelancaran mesin tetap terjaga dan otomatis menekan biaya untuk pengeluaran spare part karena umur spare part bisa lebih lama.
Untuk operator, mungkin tidak banyak hal yang berbeda. Hanya dalam waktu bekerja operator benar-benar serius. Dan juga operator sorting di sini diberikan waktu untuk beristirahat sebentar(break time), yang saya pikir memang seharusnya begitu. Karena operator sorting khusunya membutuhkan konsentrasi extra. Mereka dituntut untuk menghasilkan barang yang bagus. Dan tentunya harus ditunjang dengan stamina yang prima dan pikiran yang segar. Oleh karena itu mereka memang seharusnya diberikan waktu sedikit untuk menyegarkan pikiran. Disini saya memberikan masukan kepada PT Indonesia Chemi-con terutama pada saat shift malam.Ada baiknya operator diberikan waktu break time sejenak untuk makan makanan kecil dan minum.Ini tentunya mencegah para operator membawa makan secara sembunyi-sembunyi pada saat bekerja.
Saya berada di line CL mesin MVC. Disini ada mesin dari type pertama yaitu MVC 4110 sampai type terbaru MVC 4121. Terdapat perbedaan mencolok sekali dari teknologi yang digunakan. Dari type yang pertama sampai yang paling baru terus dilakukan pembenahan dan perbaikan di setiap bagiannya.
Sudah hampir satu tahun saya disini. Dan sepanjang waktu itu saya gunakan untuk mempelajari dan apa yang bisa saya lakukan setelah pulang nantinya. Mencoba membandingkan mana kira-kira yang bisa dan baik di terapkan di PT Indonesia Chemi-con. Karena belum tentu sistem disini cocok diterapkan di Indonesia oleh sebab berbagai hal.
Apa yang saya dapatkan disini memang sangat berharga. Dahulu sebelum dikirim untuk belajar disini, kami mengetahui seluk-beluk mesin yang menjadi keahlian kami hanya sebatas itu-itu saja atau dari kebiasaan/ autodidak. Disini kami benar-benar tahu, langkah-langkah dan point-point nya. Contohnya, di Indonesia saya belum tahu kalau ada jig centre table A dan table B. Disini saya bisa mengetahui, mempelajarinya dan mempraktikaknnya secara langsung. Dan kedepannya saya akan menerapkannya di PT Indonesia Chemi-con. Dimana sejak dari pertama mesin datang sampai sekarang mungkin posisi table A dan table B berubah. Oleh sebab itu saya akan berbagi ilmu dengan para rekan-rekan di sana.
Waktu yang singkat ini sebentar lagi selesai. Kami akan pulang pada tanggal 17 Desember 2008. Saya sangat senang bisa belajar disini. Bekerja dengan orang-orang Jepang merupakan suatu pengalaman yang tak ternilai harganya. Kita bisa mencontoh cara kerja mereka, bekerja sama dalam tim, kehidupan sosial mereka, cara mereka memecahkan masalah, dan lain sebagainya. Saya berharap karyawan yang sudah dikirim ke jepang suatu saat nanti bisa kembali lagi. Sehingga kami bisa meng update pengetahuan dan kemampuan kami. Saya ucapakan terima kasih untuk Miyagi Chemi-con dan orang-orang yang telah membantu saya dan memberi pengarahan kepada saya. Maju terus Miyagi Chemi-con dan Maju terus PT Indonesia Chemi-con. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih.

2 comments:

  1. seru
    suka foto osaka castlenya.osaka castle memang cantik banget apalagi pas spring.
    http://novalvi.wordpress.com/

    ReplyDelete
  2. Kami dari PT. HOKA HOKI INDONESIA memberitau bahwa perusahaan kami ingin bekerjasama dalam bidang pengurusan barang Import RESMI & BORONGAN

    Service Kami,
    Customs Clearance Import sistem Resmi maupun Borongan
    Penanganan secara Door to Door ASIA & EROPA
    Penyediaan Legalitas Under-Name (Penyewaan Bendera)
    Pengiriman Domestic antar pulau seluruh Indonesia laut dan Udara atau Darat.

    Customs Clearance Port
    Jakarta, Semarang, Surabaya, Belawan & Port Lain nya.

    Dote :
    Kami tidak menerima barang-barang larangan seperti Airsoft Gun, Obat-obatan terlarang.
    Kami tidak bertanggung jawab/ tidak akan mengganti kerugia apabila didapati adanya barang-barang bahaya / Larangan tersebut, dan apabila diketahui barang membahayakan maka kami akan melapor kepada pihak yang berwajib.
    Kami menerima barang-barang seperti Kimia, tetapi kimia yang ada disertai MSDS (Material Safety Data Sheet).

    Terima kasih atas kepercayaan nya,semoga kami dan perusahaan bpk/ibu berjalan dengan lancar.
    Jika ada yang ingin dipertayakan, silah kan hubungi kami di nomor (+62 21) 2906-8484
    Hp wa. 081908060678 E-Mail : andijm.logistics@gmail.com

    = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
    PT. HOKA HOKI INDONESIA
    Shopping Arcade 2nd Floor B-03 Jakarta Garden City,
    Jl. Raya Cakung Cilincing KM. 0,5 Jakarta Timur 13910 Indonesia
    Phone : +62 21 29068484 Fax : +62 21 29068666
    Email : andijm.logistics@gmail.com
    Website : hokahoki.co.id

    Mr. Andi JM BBM : D9CE63FD
    Hp wa. 081908060678, 081385311679

    ReplyDelete